Universitas Mumbai mengumumkan pembukaan kembali asrama

Universitas Mumbai (MU) telah mengumumkan pembukaan kembali semua asramanya untuk kenyamanan mahasiswa. Siswa yang telah divaksinasi lengkap dapat mengajukan permohonan untuk akomodasi asrama. Mereka juga harus menyerahkan laporan RT-PCR negatif dan persetujuan orang tua pada saat masuk.

Sebuah surat dikeluarkan dalam hal ini oleh Panitera Universitas Mumbai pada Jumat malam. Proses pembukaan kembali akan dimulai pada 14 Februari.

Ini sangat melegakan bagi beberapa siswa, terutama mereka yang berasal dari pedalaman Maharashtra yang datang ke Mumbai untuk pendidikan tinggi. Panitera MU, Sudhir Puranik mengatakan, “Surat akan dikirimkan ke seluruh jurusan MU untuk memulai proses selanjutnya mahasiswa bisa mulai melamar. Sementara mahasiswa yang sedang menempuh penelitian atau PhD akan diprioritaskan, prioritas kedua adalah mereka yang Semester II dan IV menjelang ujian mereka.”

“Begitu proses aplikasi dimulai, tender akan diundang untuk kantin atau fasilitas mess di asrama karena itu akan sangat penting bagi penghuni asrama. Sesuai rencana, kami berharap untuk memulai kembali asrama dalam kapasitas penuh dalam 8-10 hari, ”tambahnya.

Sesuai surat yang dikeluarkan Puranik, bersama dengan laporan RT-PCR negatif dan persetujuan orang tua, mahasiswa juga harus menyerahkan surat rekomendasi dari kepala departemen atau pemandu penelitian masing-masing.

The Indian Express melaporkan tentang kesengsaraan asrama siswa pada hari Kamis. Laporan tersebut mencakup asrama MU serta yang dikelola oleh Departemen Kesejahteraan Sosial. Dari enam hostel yang dikelola MU, lima akan dibuka kembali dalam beberapa hari. Satu asrama masih berfungsi sebagai Covid Center di bawah asuhan Badan Sipil.

Setelah operasi offline sudah dimulai di hampir semua perguruan tinggi dan departemen universitas, universitas pada hari Kamis juga mengumumkan proses peralihan ke mode offline untuk ujian yang akan datang. Mahasiswa yang sudah melewatkan kuliah offline karena kurangnya fasilitas asrama khawatir ketinggalan ujian dan menginginkan asrama dibuka kembali.

Akhil Bharatiya Vidyarthi Parishad (ABVP) memprotes hal yang sama pada hari Jumat di kampus Fort Universitas Mumbai.

“Mahasiswa yang bukan penduduk Mumbai sangat membutuhkan akomodasi asrama karena kuliah offline telah dimulai. Sementara penerimaan baru harus dimulai, mereka yang diberikan penerimaan lebih awal dan belum menyelesaikan kursus juga harus diakomodasi,” kata Gautami Ahirrao, Sekretaris ABVP Mumbai.

.

Leave a Comment